Dunia Kita

Dunia Kita
Dengar ceritanya, Baca suaranya

Sabtu, 22 September 2012

TIDAK MUTLAK

Sulitnya memulai pernyataan pertama...

Ini bukan tentang cinta atau tentang kegalauan, hanya suatu lukisan senja di laut bawah. Kebiruan itu, menakutkan bagi sebagian orang, mengagumkan bagi yang lain, atau memancarkan misteri bagi kelompok orang-orang tertentu. Bagi mereka, itu normal.

Mereka, sesuatu yang berjalan halus, tanpa arah...
Mereka, sesuatu yang berlari tanpa tahu mengejar apa...
Mereka, sesuatu yang diam namun enggan mati...

Tidak ada yang mutlak di dunia ini, semua tidak benar-benar ada atau benar-benar tiada, hanya normal. Apakah anda mengenal diri anda? merasakan apa yang pasti anda inginkan? ataukah anda tidak yakin benar-benar mengenal diri anda? tidak benar-benar merasakan apa yang anda inginkan?

Hidup tidak sesederhana yang orang jalani ataupun serumit yang orang-orang pikirkan. Si muda berusaha menemukan jati dirinya tanpa tahu si tua juga belum menemukan siapa dirinya, hidup bukanlah suatu pilihan teman, hidup bukan tentang sederhana ataupun rumit, tidak ada cara terbaik untuk menjalani hidup selain jalani saja.

Pernahkah terbesit dipikiran anda, mana yg lebih dulu, hidup lalu mati atau mati lalu hidup? lagi-lagi tidak ada jawaban yang mutlak.

Atau jika ada pertanyaan yang paling ekstrim adalah, jika syarat terciptanya Cinta Kasih adalah kehadiran obyek untuk dicintai, bagaimanakah mungkin Si Penyebab pertama dapat memiliki Cinta Kasih? sedangkan ia sungguh-sungguh sendiri?

Kebingungan anda adalah kebingungan saya juga, saya tidak sedang mengarahkan anda untuk merubah pikiran anda ataupun sebaliknya. Kepalsuan hanyalah kenyataan yang tersembunyi sedangkan kenyataan adalah sesuatu yang tidak mutlak.


lintaszonabaca.blogspot.com


Tidak ada cara terbaik dalam menjalani hidup, tetapi hiduplah karena itu perjalanan kita. Kebahagiaan atau kesedihan bukanlah tujuan kita, bukanlah jalan kita. Bukalah matamu, bebaskan pikiranmu, lakukan, terbanglah, karena mereka, kita, ketidaktahuan yang berjalan, berlari kemudian diam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar